Perkuat Identitas Sekolah, SMA Islam Al-Azhar 2 Pejaten Gelar Workshop Branding Bersama Primago Consulting
Workshop Branding Sekolah | Jakarta, 30 Agustus 2025 – Dalam menghadapi persaingan pendidikan yang semakin ketat di era digital, SMA Islam Al-Azhar 2 Pejaten menggelar Workshop Branding Sekolah bersama Primago Consulting. Acara ini berlangsung di lingkungan sekolah yang berlokasi di Jl. Siaga Raya, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dengan menghadirkan Dr. Awaluddin Faj, M.Pd, seorang konsultan pendidikan sekaligus penulis buku Cara Unik Promosi Sekolah.
Sambutan Kepala Sekolah: Branding Adalah Kebutuhan Mendesak
Dalam sambutannya, Bapak Faizin, M.Pd, selaku kepala sekolah SMA Islam Al-Azhar 2 Pejaten, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya memperkuat citra dan identitas sekolah. Ia menyebut bahwa branding sekolah yang kuat menjadi kebutuhan mendesak di era digital.
“Era saat ini adalah era kompetisi. Branding sekolah yang kuat memiliki peran krusial dalam menarik perhatian dan memengaruhi keputusan orang tua dalam memilih sekolah untuk anak-anak mereka. Branding yang tepat akan mencerminkan nilai inti dan budaya sekolah, membangun kepercayaan masyarakat, serta memperkuat hubungan antara orang tua, siswa, dan lembaga,” ujar Kepala Sekolah.
Pernyataan ini sekaligus menjadi penekanan bahwa branding sekolah bukan sekadar tampilan visual, melainkan identitas mendalam yang akan menentukan arah perkembangan sekolah di masa depan.
Materi Utama: Branding Sekolah untuk Era Digital
Sebagai narasumber utama, Dr. Awaluddin Faj, M.Pd menyampaikan materi yang sarat wawasan praktis. Ia menjelaskan bahwa branding sekolah adalah strategi menyeluruh yang mencakup citra, identitas, dan persepsi masyarakat terhadap lembaga pendidikan. Dalam paparannya, beliau menegaskan:
“Branding yang efektif membantu sekolah menjangkau lebih banyak orang, menarik siswa dari luar wilayah, serta berkontribusi pada peningkatan prestasi akademik dan non-akademik. Branding sekolah bukan hanya soal logo atau slogan, tetapi tentang bagaimana sekolah dipersepsikan, bagaimana budaya internal terbangun, dan bagaimana komunikasi eksternal disampaikan secara konsisten.”
Dr. Awaluddin Faj juga menekankan bahwa sekolah dengan branding yang kuat memiliki peluang besar dalam meningkatkan jumlah pendaftar, membangun citra positif di masyarakat, dan menciptakan kebanggaan bagi para siswa maupun orang tua.
Branding Sekolah: Manfaat Nyata bagi Lembaga Pendidikan
Workshop ini membahas berbagai manfaat branding sekolah yang kuat, di antaranya:
- Meningkatkan jumlah pendaftar siswa baru – Branding yang jelas dan menarik mampu menjadi faktor utama bagi orang tua dalam menentukan pilihan sekolah.
- Meningkatkan citra positif di masyarakat – Sekolah yang memiliki identitas kuat akan lebih mudah dikenal, dipercaya, dan dihargai.
- Menarik staf pengajar berkualitas – Guru-guru unggul cenderung tertarik mengajar di sekolah dengan reputasi yang baik.
- Membangun loyalitas orang tua dan siswa – Branding menciptakan keterikatan emosional yang membuat orang tua dan siswa merasa bangga menjadi bagian dari sekolah.
- Mendapatkan dukungan eksternal – Branding yang kuat membuka peluang dukungan finansial dari yayasan, organisasi, maupun individu.
Melalui pembahasan yang lugas dan mudah dipahami, peserta workshop mendapatkan gambaran nyata bahwa branding bukan sekadar teori, tetapi investasi jangka panjang untuk pengembangan sekolah.
Branding Sekolah dan Tantangan Era Digital
Dalam sesi diskusi, Dr. Awaluddin Faj juga menyinggung bagaimana era digital membawa tantangan sekaligus peluang bagi sekolah. Orang tua kini semakin kritis dalam memilih sekolah bagi anak-anak mereka. Mereka tidak hanya melihat kurikulum, tetapi juga memperhatikan nilai, budaya, dan bagaimana sekolah menampilkan diri di ruang publik, khususnya di media sosial.
“Di era informasi saat ini, reputasi sekolah tidak lagi dibangun secara offline saja. Dunia digital mempercepat penyebaran informasi. Sekolah harus hadir secara konsisten di dunia maya dengan pesan yang positif, autentik, dan mencerminkan nilai yang mereka anut,” tegas Dr. Awaluddin Faj.
Karena itu, branding digital melalui website resmi, media sosial, dan publikasi online menjadi bagian penting dari strategi komunikasi sekolah.
Partisipasi Guru dan Tenaga Kependidikan
Workshop ini diikuti oleh para guru dan tenaga kependidikan SMA Islam Al-Azhar 2 Pejaten. Para peserta tampak antusias mengikuti materi, terutama saat sesi praktik mengenai cara membangun narasi sekolah yang menarik dan konsisten di mata publik.
Guru sebagai garda terdepan pendidikan memegang peran vital dalam memperkuat branding. Dengan menjadi role model dan menyampaikan nilai inti sekolah kepada siswa, guru turut menjadi “brand ambassador” yang efektif.
Kolaborasi Sekolah dan Konsultan Pendidikan
Kegiatan workshop branding ini juga menjadi bukti pentingnya kolaborasi antara sekolah dengan konsultan pendidikan. Primago Consulting, yang dipimpin oleh Dr. Awaluddin Faj, memiliki rekam jejak dalam mendampingi berbagai sekolah Islam maupun pesantren dalam pengembangan branding, promosi, dan peningkatan mutu pendidikan.
Dengan pengalaman tersebut, Primago Consulting membantu sekolah merumuskan identitas, mengembangkan strategi komunikasi, hingga membangun positioning yang tepat di tengah persaingan pendidikan.
Kesimpulan: Branding Sekolah adalah Investasi Jangka Panjang
Workshop Branding Sekolah di SMA Islam Al-Azhar 2 Pejaten bersama Primago Consulting membuktikan bahwa branding adalah investasi jangka panjang yang wajib diperhatikan oleh setiap sekolah. Tidak hanya untuk meningkatkan jumlah siswa, tetapi juga untuk membangun citra, memperkuat identitas, dan membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak.
Bagi sekolah-sekolah lain, acara ini bisa menjadi inspirasi untuk mulai memperhatikan aspek branding dalam strategi pengembangan lembaga.
📞 Sedang mencari narasumber atau konsultan branding sekolah?
Hubungi kami di WA 0895323003088 atau kunjungi PrimagoConsulting.com untuk informasi lebih lanjut mengenai program pendampingan branding sekolah bersama Primago Consulting.


