Pelatihan Cara Unik Promosi Sekolah di Era Digital Bersama PRIMAGO CONSULTING, SMK NU Gabuswetan dan TPA Nur Alam

Pelatihan Cara Unik Promosi Sekolah di Era Digital Bersama PRIMAGO CONSULTING, SMK NU Gabuswetan dan TPA Nur Alam

5/5 - (3 votes)

Berita Acara Pelatihan Cara Unik Promosi Sekolah di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago, 14 Juni 2025

Depok, 14 Juni 2025 — Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago kembali menjadi pelopor dalam penyelenggaraan pelatihan peningkatan mutu pendidikan dan strategi promosi sekolah. Pada hari Sabtu, 14 Juni 2025, lembaga ini sukses menyelenggarakan Pelatihan Cara Unik Promosi Sekolah yang dihadiri oleh perwakilan dari SMK NU Gabuswetan dan TPQ/TPA Nur Alam. Kegiatan ini bertempat di aula utama pesantren dan menghadirkan narasumber ternama di bidang pendidikan dan digital branding, yaitu Dr. Awaluddin Faj, M.Pd dan Nur Julizar, S.E.I.

Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen Primago Consulting dalam mendampingi sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan untuk mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, khususnya dalam bidang promosi digital yang efektif, kreatif, dan berdampak.

Pembukaan oleh Dr. Awaluddin Faj, M.Pd: Menyadarkan Pentingnya Promosi Sekolah

Acara dibuka langsung oleh Dr. Awaluddin Faj, M.Pd, selaku tokoh pendidikan nasional sekaligus konsultan utama dari PRIMAGO CONSULTING. Dalam sambutan pembukaannya, beliau menegaskan bahwa era saat ini adalah era kepercayaan dan visual. Sekolah tidak hanya cukup bagus di dalam, tetapi juga harus mampu menunjukkan kebagusannya ke luar, agar dapat dikenal, dipercaya, dan diminati oleh masyarakat luas.

“Zaman ini bukan hanya soal kompetisi antar lembaga, tapi soal siapa yang paling komunikatif. Maka sekolah harus berani tampil, tidak hanya dalam aktivitas, tapi juga di media sosial,” ujar beliau.

Setelah sambutan, beliau langsung memaparkan materi utama bertajuk Strategi Promosi Sekolah melalui 5 Pilar Lembaga, yakni:

1. Sumber Daya Manusia (SDM)

Sekolah atau pesantren tidak akan kuat tanpa SDM yang kompeten dan punya visi. Guru, tenaga kependidikan, dan semua unsur internal harus dibekali dengan kemampuan komunikasi yang mumpuni. Dalam hal promosi, SDM adalah ujung tombak dan wajah dari lembaga.

2. Manajemen Lembaga

Manajemen yang baik melahirkan sistem kerja yang efektif. Dalam promosi, tata kelola lembaga sangat penting karena berkaitan dengan branding internal. Ketika manajemen tertata, narasi promosi menjadi lebih mudah dibentuk.

3. Kurikulum

Kurikulum bukan hanya alat pembelajaran, tetapi juga bahan promosi. Keunikan kurikulum seperti integrasi agama dan sains, program tahfidz, public speaking, entrepreneur class, dan sebagainya dapat menjadi nilai jual utama.

4. Sarana dan Prasarana

Tampilan sekolah dari luar sering menjadi pertimbangan utama wali murid. Maka penataan lingkungan, fasilitas digital, ruang belajar, dan teknologi yang digunakan bisa menjadi bahan visualisasi dalam promosi.

5. Media Sosial

Di sinilah puncak dari semua strategi promosi. Media sosial seperti Instagram, TikTok, Facebook, dan YouTube adalah etalase modern sekolah. Dengan konten yang tepat dan konsisten, sekolah dapat dikenal secara luas, bahkan hingga ke luar kota atau luar negeri.

Dalam penyampaian materi, Dr. Awaluddin Faj menyisipkan banyak contoh studi kasus, serta strategi komunikasi yang bisa diaplikasikan langsung oleh peserta. Salah satu kutipan inspiratif dari beliau adalah:

“Promosi yang baik bukan hanya menjual kursi sekolah, tapi membentuk persepsi, menumbuhkan harapan, dan menanamkan kepercayaan.”

Materi Kedua oleh Nur Julizar, S.E.I: Mahir ChatGPT untuk Branding Sekolah

Setelah sesi dari Dr. Awaluddin Faj, giliran Nur Julizar, S.E.I, seorang digital trainer dan praktisi media sosial pendidikan, membawakan materi yang tak kalah menarik dengan tema Mahir ChatGPT untuk Branding Sekolah.

Dalam sesi ini, beliau membimbing peserta untuk memahami dan mengoptimalkan ChatGPT sebagai alat bantu promosi dan branding sekolah. Adapun garis besar materinya meliputi:

1. Mengenal Fungsi ChatGPT untuk Branding Sekolah

Peserta diperkenalkan dengan berbagai fitur dan manfaat penggunaan ChatGPT dalam konteks pendidikan, seperti:

  • Membuat caption IG sekolah yang menarik
  • Menulis artikel berita acara
  • Menyusun proposal sponsorship
  • Membuat konten untuk brosur dan website sekolah

2. Belajar Membuat Prompt yang Powerful

Nur Julizar mengajarkan teknik membuat prompt atau perintah yang tepat agar menghasilkan output maksimal dari ChatGPT. Beberapa tips yang dibagikan antara lain:

  • Jelaskan tujuan promosi
  • Sebutkan keunikan sekolah
  • Tentukan audiens target
  • Gunakan kata kerja yang jelas seperti “buatkan”, “susun”, atau “rancang”

3. Praktek Langsung Membuat Konten Promosi Sekolah

Pada sesi ini, peserta diminta langsung membuat konten promosi menggunakan ChatGPT. Mulai dari kalimat ajakan pendaftaran, narasi program unggulan, hingga ide konten TikTok dan Instagram reels. Beberapa peserta dari SMK NU Gabuswetan dan TPA Nur Alam bahkan berhasil membuat konten video pendek yang langsung diposting ke akun Instagram sekolah masing-masing.

“Sekarang bukan soal bisa atau tidak bisa, tapi mau belajar atau tidak. ChatGPT adalah asisten digital yang siap bantu kita kapan pun,” ujar Nur Julizar dengan semangat.

Respon Peserta dan Suasana Pelatihan

Kegiatan pelatihan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif bertanya, berbagi pengalaman promosi sekolah di daerah masing-masing, serta mencoba langsung praktik yang diberikan.

Salah satu peserta dari SMK NU Gabuswetan menyampaikan testimoni:

“Pelatihan ini benar-benar membuka wawasan kami, terutama bagaimana membranding sekolah di era digital. Kami jadi sadar, promosi sekolah tidak harus mahal, tapi harus kreatif dan konsisten.”

Demikian juga dengan perwakilan dari TPA Nur Alam, yang menyebutkan bahwa pelatihan ini membekali mereka dengan alat digital yang sebelumnya belum dikenal, terutama penggunaan ChatGPT yang bisa membantu menyusun proposal, artikel, dan narasi video sekolah.

Penutup dan Harapan ke Depan

Pelatihan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan sertifikat partisipasi kepada seluruh peserta. Dalam pesan penutupnya, Dr. Awaluddin Faj menyampaikan bahwa pelatihan ini bukan akhir dari proses, melainkan awal dari perubahan cara berpikir dan bertindak dalam promosi sekolah.

“Semoga sekolah dan lembaga yang hadir hari ini bisa menjadi role model dalam mempromosikan lembaga secara unik, jujur, dan menginspirasi,” ujarnya.

Dengan diadakannya pelatihan ini, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago kembali menegaskan komitmennya sebagai pusat pembinaan dan pengembangan sumber daya pendidikan yang adaptif terhadap zaman.


Ingin pelatihan serupa di sekolah atau lembaga Anda?
Hubungi PRIMAGO CONSULTING dan dapatkan pendampingan profesional dari para trainer dan praktisi pendidikan terbaik!
📲 Chat Admin: 0895323003088

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *