Depok – Kita perlu sadari bahwa Produk lembaga pendidikan tidak berwujud, konsumen pada umumnya dapat mengenali tanda – tanda yang digunakan untuk menilai kualitas produk lembaga pendidikan. Penilaian itu dapat diketahui dari performa guru, tenaga pendidikan, sarana prasarana sekolah, Output Lulusan serta manajemen sekolah yang ada pada suatu lembaga pendidikan.
Bedasarkan hal ini, lembaga pendidikan perlu menyadari pentingnya membangun branding yang kuat untuk mendapatkan kepercayaan konsumen dan mempertahankan eksistensinya. Karena branding yang diutamakan dalam dunia pendidikan adalah branding yang kuat memberikan jaminan akan kualitas dan nilai yang memuaskan kepada stakeholders, yang kemudian berdampak luas pada lembaga pendidikan.
Maka, dengan adanya strategi srategi branding bisa membuat sebuah Lembaga semakin terpacu untuk menjadi lebih baik, baik itu dari segi pelayanan, kinerja dan seluruh bidang yang lain.
Dr Awaluddin Faj, M.Pd selaku praktisi dan konsultan Branding dan Promosi Pendidikan Islam menjelaskan strategi branding dalam mempromosikan lembaga pendidikan Islam maupun pesantren tidak akan bisa terlepas dari :
- Strategi Branding yang akan digunakan dalam mempromosikan lembaga itu sendiri.
- Mengetahui implikasi Strategi Branding dalam mempromosikan Lembaga.
Sehingga dalam berbicara tentang strategi branding lembaga tidak akan terlepas dari indikator diantaranya :
- Akreditasi sekolah/lembaga
- Standar manajemen Mutu
- Kedisiplinan Prilaku siswa
- Fleksebilitas
- Program unggulan
- Sarana Prasarana yang memadai
- Strategi media lembaga
- Pengabdian masyarakat.
Adapun Implikasinya strategi branding lembaga pendidikan Islam ada 2 hal, antara lain sebagai berikut :
Pertama : Implikasi internal a. kualitas layanan guru menjadi lebih baik b. meningkatkan prestasi siswa dalam berbagai bidang c. siswa memiliki ahlak yang baik (baik orang tua, guru, teman sekelas, dan masyarakat sekitar).
Kedua Implikasi eksternal. a. minat masyarakat meningkat b. kepercayaan masyarakat yang tinggi dan kesadaran akan informasi pendidikan, jumlah penelitian pendidikan c. Kesadaran pengetahuan akan pendidikan meningkat.
memiliki srategi branding yang baik dapat membuat sebuah institusi menjadi lebih termotivasi untuk meningkatkan baik dari segi kualitas pelayanan maupun kinerja, dan di semua bidang lainnya.
Meningkatkan sumber daya manusia(SDM) agar lebih maju dan berkualitas dalam pendidikan, membangun popularitas dan daya saing.
Sehingga dengan adanya strategi branding yang menyebabkan minat masyarakat meningkat. Hal ini dapat di lihat dari besarnya animo masyarakat membawa anaknya untuk mendaftar ke lembaga begitu banyak tetapi daya tampung sekolah terbatas.
Nah, mau mengadakan pelatihan Promosi dan Branding lembaga? Yuk undang kami Primago CONSULTING dengan menghubungi Nomer +62 895-3230-03088

